Jumat, 28 Januari 2011

Pemecah Rekor di "10-K Gubernur Kaltim" Rp 100 Juta

SAMARINDA – Sejumlah pelari andalan nasional dipastikan adu kebolehan dalam lomba lari 10 kilometer memperebutkan Piala Gubernur Kaltim di Samarinda, Ahad (30/1) pagi. Ajang ‘10-K Gubernur Kaltim II’ tahun 2011 ini menyediakan hadiah total Rp 153 juta, dan hadiah Rp 100 juta bagi pelari yang memecahkan rekor nasional.

“Saya berharap, dalam 10-K Gubernur Kaltim II ini ada pemecahan rekor nasional. Bagi pemecah rekor nasional 10-K kita sediakan total hadiah Rp 200 juta, masing-masing Rp 100 juta bagi putra dan putri,” ucap Kepala Dispora Kaltim, H Masri Hadi, dalam jumpa pers di Studio RRIv Samarinda, Jumat (28/1).

Berbincang sambil ditemani Kepala Diskominfo Kaltim, Moh Jauhar Efendi dan Junaidi, staf BPPMD Kaltim, Masri Hadi sangat ingin rekor nasional ini tumbang di arena 10-K Gubernur Kaltim. Sebab, selama 2010 sampai sekarang, rekor nasional 10-K yang disandang pelari putri, Triyaningsih belum terpecahkan.

Rekor nasional 10-K yang dicatat Triyaningsih, pelari asal Salatiga, Jateng itu adalah 29 : 92 detik. Karena itu, menurut Masri, siapa saja yang mampu memecahkan rekor ini disediakan Rp 100 juta, baik putra atau putri. “Saya sendiri sangat berharap ada pelari asal Kaltim yang juga bisa mengukir prestasi di ajang lari ini,” ujarnya.

Ajang 10-K Gubernur Kaltim II yang digelar berkaitan HUT ke-54 Provinsi Kaltim tahun 2011 ini, urainya, dibagi dua kategori. Kelompok umum dan kelompok elit, putra dan putri. “Kelompok elit diikuti para pelari nasional yang disiapkan ke SEA Games, dan kelompok umum untuk kalangan masyarakat, pelajar dan mahasiswa,” tambahnya.

Ia menyebut, PB PASI sendiri telah merekomendasikan 20 pelari putra, dan 20 pelari putri yang akan berlaga di Kaltim. Tapi, hasil konfirmasi terakhir ada 11 pelari putra, dan 9 pelari putri nasional yang siap turun sesuai urut-urutan peringkatnya. Mereka antara lain Agus Prayogo (Secapa AD Bandung), Jauhari Johan (Sumsel), Jahuza (Bangka Belitung), Ridwan (NTB), I Gde Karang Asem, Sukarno (Secapa AD Bandung) dan lainnya.

Sedang pelari putri nasionalnya antara lain pemegang rekor Triyaningsih sendiri, Unik Setyorini (Locomotiv Salatiga), Rini Budiarti (Jakarta), Olivia Sadi (PASI NTT), Erni Ulaningsih (Salatiga), dan lainnya. Mereka-mereka yang sekarang dalam Pelatnas SEA Games itu akan unjuk kebolehan dalam 10-K Gubernur Kaltim II.

Masri mengakui, persiapan teknis 10-K Gubernur Kaltim II melibatkan banyak pihak. Antara lain pihak Polantas, Dishub, Dinas PU, Dinkes, dan lainnya. Sedang rute 10-K dimulai dari depan Gubernur Kaltim Jalan Gajah Mada – Awang Long – Bhayangkara – Pahlawan – Dr Sutomo – Pembangunan – Juanda – Antasari – Siraj Salman dan finish di depan Kantor Gubernur.

Tapi, ada dua rute alternatif lainnya kalau misalkan terkendala hujan dan banjir. Alternatif rutenya mulai Jl Gajah Mada terus lurus ke ujung Jalan Yos Soedarso atau depan Toapekong dan kembali lurus balik arah, atau rute terakhir mulai dari Jalan Gajah Mada – RE Martadinata – Slamet Riyadi – terus ke Karang Asam sampai finish. “Kalau misalkan ada kendala hujan dan banjir, kita siap mengalihkan ke rute-rute alternatif itu,” ucap Masri Hadi agak bersemangat. (diskominfo)

Lomba Ketinting dan Napak Tilas

Meriahkan Peringatan Peristiwa Merah Putih


TENGGARONG-vivaborneo.com, Dalam rangka memeriahkan Peringatan Peristiwa Merah Putih Sanga Sanga, Panitia menggelar Lomba Ketinting (perahu bermotor) dan kegiatan Napak Tilas perjuangan Merah Putih yang berlangsung 29 Januari 2011

Pelepasan peserta napak tilas tahun lalu

Pelepasan peserta napak tilas tahun lalu

Kepala Bagian Humas dan Protokol Sri Wahyuni mengatakan lomba ketinting yang memperebutkan Piala Bergilir Bupati Kukar itu, akan digelar ditepian Dermaga 7 Pertamina Sanga Sanga, mulai pukul 10.00 wita.

Lomba ketinting dipastikan seru, karena diikuti 30 peserta dari lima kecamatan di Kukar, yaitu Kota Bangun, Muara Muntai,Muara Kaman, Muara Badak dan tuan rumah Sanga Sanga. Lomba ini terbagi dalam tiga kategori berdasarkan kapasitas mesin yaitu 9 PK, 10 PK dan 13 PK yang menempuh jarak 3×400 meter.

“Bagi pemenang, disediakan total uang tunai senilai 19 juta rupaiah dan tropi,” ujar Sri saat ditemui diruang kerjanya.

Sedangkan kegiatan Napak Tilas perjuangan Merah Putih akan dilepas di Monumen Pertahanan Merah Putih, kelurahan Sanga Sanga Muara, pukul 14.00 wita. Munumen pertahanan tersebut dulunya merupakan pertahanan awal para pejuang menghalau serangan penjajah. Kemudian peserta akan melewati sejumlah tempat-tempat bersejarah, menuju finish di SD YPTH Sanga Sanga dengan rute kurang lebih 10 KM.

Sri mengatakan peserta Napak Tilas tahun ini sangat antusias, hingga (28/1) dipastikan 70 regu dari berbagai kalangan akan mengikuti kegiatan tersebut. Masing masing regu berjumlah 10 orang, jadi 700 orang ambil bagian dalam Napak Tilas ini.

Dijelaskannya bahwa dalam perjalanan Napak Tilas, peserta akan melewati tiga pos. Pada pos I dan II, peserta akan diberi penjelasan oleh Veteran tentang tempat-tempat bersejarah. Sedangkan di Pos III, peserta akan diberi quisioner dengan 10 pertanyaan esai seputar sejarah Sanga Sanga.

Kegiatan Napak Tilas ini juga memperebutkan Piala Bergilir Bupati Kukar, dan piala tetap serta total uang 8 juta rupiah.

“Penilaian pemenang yaitu berdasarkan kerapian, kekompakan, kreatifitas dan hasil quisioner yang dibagiakn di pos III,” pungkasnya. (vb/heru)

http://www.vivaborneo.com/lomba-ketinting-dan-napak-tilas-meriahkan-peringatan-peristiwa-merah-putih.htm