Tampilkan postingan dengan label Samarinda. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Samarinda. Tampilkan semua postingan

Kamis, 13 Januari 2011

Minggu : Hari Bebas Kendaraan di Jalan Kusuma Bangsa

Oleh : hms 2

SAMARINDA-Rencananya Minggu (16-01-2011) nanti ruas jalan Kesuma Bangsa terhitung dari jam 6 hingga 9 pagi akan bersih dari kendaraan, hal itu disampaikan oleh Koordinator Acara Launching CFD HM Faisal kepada media ini. Launching bebas kendaraan atau yang sering disebut dengan Car Free Day merupakan salah satu kegiatan yang merupakan bagian dari rangkaian hari Jadi kota Samarinda ke 343 dan HUT Pemkot Samarinda ke 51."Momentum ini akan menjadi luar biasa dan awal yang bagus sebagai langkah peduli terhadap lingkungan dan kesehatan melalui acara Car Free Day,"tutur Plt Kabag Humas dan Protokol Pemkot Samarinda ini.
Melalui kegiatan itu Faisal berharap, setidaknya warga Samarinda bisa rutin melakukannya setidaknya dalam jangka waktu satu bulan sekali atau bahkan dua minggu sekali kalau memang masyarakat berkenan menerima penerapan tersebut. "semakin padatnya kendaraan, sehingga tingkat polusi udara semakin tinggi. Mengingat polusi udara yang ditimbulkan akibat gas buangan kendaraan bermotor sangat besar,”ucapnya.
Didalam kegiatan Car Free Day nanti, juga akan diwarnai dengan aktifitas yang bermanfaat seperti kegiatan olahraga senam pagi,jogging track di balaikota, futsal di jalan, latihan karate dan silat, sepeda dan olahraga lainnya."Kegiatan ini bekerjasama dengan Lantas Polresta Samarinda, dan Pengelolanya ditangani UPTD GOR Segiri Dinas Pemuda dan Olahraga Samarinda,"ucapnya. Selain Car Free Day dia menambahkan aktifitas kuliner, UKM (Usaha Kecil Menengah), dan music corner juga memeriahkan kegiatan tersebut. Dia juga mengimbau kepada warga Samarinda untuk memberikan dukungan terhadap kegiatan positif ini dan datang meramaikannya.
“Pesan Pak Wali, setelah acara usai berlangsung, kembali bersih seperti semula dan warga juga jaga kebersihan,” pungkas Faisal.

http://www.samarindakota.go.id/index.php?session=&page=10&id=2177


Akhir ada juga di kota Samarinda, sementara di beberapa kota besar terutama di Pulau JAWA. selalu ada acara tersebut.

Selamat untuk Kota ku, tentunya TERTIB dan SENANTIASA BERSIH dari Sampah ya...

Rabu, 12 Januari 2011

Acara HUT PEMKOT dan Hari Jadi Kota SAMARINDA


sumber : Tribun Kaltim

Dalam rangka HUT KOTA Samarinda

Selasa, 11 Januari 2011

Kaltim Post-Pemkot Gelar Karnaval

Dalam Rangka Menyambut HUT ke-53 Pemkot Samarinda dan Hari Jadi ke-434 Kota Samarinda maka tahun 2011 ini akan diselenggarakan acara festival Jalanan seperti tahun 2010 yakni Samarinda Exotic Costum Carnaval, yang digelar pada 24 Januari 2010.
Pada saat itu saya beserta putra ke 4 saya turut serta mengabadikannya kedalam photo yang ada di web blog.



SAMARINDA - Tak hanya Jalan Sehat Spektakuler (JSS), Kaltim Post bersama Pemkot Samarinda juga akan menggelar karnaval dengan tema Samarinda Green Exotic Costum, pada Minggu (23/1) mendatang. Tema karnaval ini dimaksudkan sebagai misi menjaga bumi Kaltim agar tetap hijau. Karnaval yang diperkirakan diikuti ratusan peserta ini digelar setelah pelaksanaan JSS.
Peserta karnaval yang akan terlibat antara lain para agensi model, event organizer, salon kecantikan, instansi pemerintahan, perkumpulan waria, paguyuban, sekolah, perguruan tinggi, drum band/marching band, dan komunitas lainnya di Kaltim. Peserta yang mempunyai penampilan paling menarik akan mendapat hadiah dari Pemkot dan Kaltim Post.
“Karnaval ini memang dilombakan, dengan ketentuan busana yang dipakai khas Kalimantan Timur yang bertema Green,” ujar Henny, ketua Panitia HUT ke-23 Kaltim Post. Peserta akan dinilai oleh tim juri yang disebar beberapa titik. Panitia akan menentukan juara I, II, dan III, serta The best dress dan The best performance group.
Karnaval katanya, akan melalui rute seperti yang sudah digelar sebelumnya. Yakni dari GOR Segiri Jl Kesuma Bangsa menuju Jalan Bhayangkara, kemudian Jalan Basuki Rahmat, Jalan Agus Salim dan kembali lagi ke GOR Segiri. “Ini merupakan ajang promosi yang baik, karnaval ini dipastikan akan meriah,” ujar Henny.
Untuk diketahui JSS dan karnaval digelar untuk memeriahkan HUT ke-23 Kaltim Post, HUT ke-53 Pemkot Samarinda dan Hari Jadi ke-434 Kota Samarinda. Pendaftaran peserta tidak dikenakan biaya, atau gratis. Peserta cukup datang dan mendaftar langsung ke Kantor Kaltim Post di Jalan Untung Suropati Kompleks Mahakam Square atau dapat menghubungi nomor telepon (0541) 272000, 085754528283, atau 085652175811. (*/adc)


http://www.kaltimpost.co.id/index.php?mib=berita.detail&id=85831

Senin, 10 Januari 2011

green exotic costum

Festival yang akan diselenggarakan dalam rangka HUT Prov KALTIM tanggal 21 JAN 211.

Kamis, 14 Oktober 2010

Sejarah Kotaku : Samarinda

Pada saat pecah perang Gowa, pasukan Belanda di bawah Laksamana Speelman memimpin angkatan laut menyerang Makasar dari laut, sedangkan Arupalaka yang membantu Belanda menyerang dari daratan. Akhirnya Kerajaan Gowa dapat dikalahkan dan Sultan Hasanudin terpaksa menandatangani perjanjian yang dikenal dengan " PERJANJIAN BONGAJA" pada tanggal 18 Nopember 1667.

Sebagian orang-orang Bugis Wajo dari kerajaan Gowa yang tidak mau tunduk dan patuh terhadap isi perjanjian Bongaja tersebut, mereka tetap meneruskan perjuangan dan perlawanan secara gerilya melawan Belanda dan ada pula yang hijrah ke pulau-pulau lainnya diantaranya ada yang hijrah ke daerah kerajaan Kutai, yaitu rombongan yang dipimpin oleh Lamohang Daeng Mangkona (bergelar Pua Ado yang pertama). Kedatangan orang-orang Bugis Wajo dari Kerajan Gowa itu diterima dengan baik oleh Sultan Kutai.

Atas kesepakatan dan perjanjian, oleh Raja Kutai rombongan tersebut diberikan lokasi sekitar kampung melantai, suatu daerah dataran rendah yang baik untuk usaha Pertanian, Perikanan dan Perdagangan. Sesuai dengan perjanjian bahwa orang-orang Bugis Wajo harus membantu segala kepentingan Raja Kutai, terutama didalam menghadapi musuh.

Semua rombongan tersebut memilih daerah sekitar muara Karang Mumus (daerah Selili seberang) tetapi daerah ini menimbulkan kesulitan didalam pelayaran karena daerah yang berarus putar (berulak) dengan banyak kotoran sungai. Selain itu dengan latar belakang gunung-gunung (Gunung Selili).

Dengan rumah rakit yang berada di atas air, harus sama tinggi antara rumah satu dengan yang lainnya, melambangkan tidak ada perbedaan derajat apakah bangsawan atau tidak, semua "sama" derajatnya dengan lokasi yang berada di sekitar muara sungai yang berulak, dan di kiri kanan sungai daratan atau "rendah". Diperkirakan dari istilah inilah lokasi pemukiman baru tersebut dinamakan SAMARENDA atau lama-kelamaan ejaan "SAMARINDA".

Orang-orang Bugis Wajo ini bermukim di Samarinda pada permulaan tahun 1668 atau tepatnya pada bulan Januari 1668 yang dijadikan patokan untuk menetapkan hari jadi kota Samarinda. Telah ditetapkan pada peraturan Daerah Kotamadya Daerah Tingkat II Samarinda Nomor: 1 tahun 1988 tanggal 21 Januari 1988, pasal 1 berbunyi "Hari Jadi Kota Samarinda ditetapkan pada tanggal 21 Januari 1668 M, bertepatan dengan tanggal 5 Sya'ban 1078 H" penetapan ini dilaksanakan bertepatan dengan peringatan hari jadi kota Samarinda ke 320 pada tanggal 21 Januari 1980

http://www.samarindakota.go.id/index.php?page=33

Rabu, 21 Januari 2009

Lambang Kotaku : Samarinda




Berdasarkan Prakarsa Pemerintah Kota Samarinda nomor 2 tahun 1998 tanggal 21 januari 1998 pasal 5 dan telah mendapat pengesahan MENDAGRI dalam surat keputusan nomor :001.234.4697 tanggal 1998 yang berbunyi :

PERISAI
Menggambarkan masyarakat Samarinda mampu mempertahankan diri dari segala tantanggan,ancaman,hambatan dan gangguan dari dalam maupun dari luar.

WARNA DASAR HIJAU TUA
Lambang kesuburan dan kemakmuran kota Samarinda

TULISAN KOTA SAMARINDA BERWARNA HITAM Cermin kewibawaan dan keadilan sesuai dengan harapan masyarakat

DUA EKOR PESUT Koordinasi dan kerjasama yang dinamis antara eksekutif dan legislatif dalam melaksanakan pembangunan.

BINTANG BERSUDUT LIMA
Keagungan, kebesaran, religius dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

JARING SAMARINDA
Watak dan keperibadian masyarakat Samarinda yang berani dalam membela kebenaran, keadilan, keuletan dan kegigihan.

BUTIR PADI SEBANYAK DUA PULUH SATU
Kemakmuran pangan dan tanggal Hari Jadi Kota Samarinda 21 Januari 1968.

TUJUH BUAH KAPAS YANG MEKAR PUTIH
Melambangkan tujuh fungsi dan peranan.

PERAHU DENGAN WARNA KUNING
Generasi mendatang menuju masyarakat adil dan makmur.

JEMBATAN MAHAKAM
Mempererat Kesatuan dan Persatuan Bangsa.

TIGA BUAH ARUS SUNGAI MAHAKAM
Suasana Kota Samarinda tentram, tertib dan aman.

PAPAN BERTULIS "TEPIAN"
Pusat Industri Kayu dengan semboyan Kota yang Teduh, Rapi, Aman dan Nyaman.

VISI dan MISI Kotaku : SAMARINDA

1. VISI MISI

2. 5 PRINSIP BEKERJA DENGAN HATI

3. SLOGAN SAMARINDA

V I S I :

“TERWUJUDNYA KOTA SAMARINDA SEBAGAI KOTA METROPOLITAN BERBASIS INDUSTRI, PERDAGANGAN DAN JASA YANG MAJU, BERWAWASAN LINGKUNGAN DAN HIJAU, SERTA MEMPUNYAI KEUNGGULAN DAYA SAING UNTUK MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT”

MISI :

  1. PENCIPTAAN & PENINGKATAN FASILITAS UMUM DAN UTILITIES UMUM PENUNJANG SEKTOR INDUSTRI, PERDAGANGAN DAN JASA SBG BASIS UNTUK MENUJU KOTA METROPOLIS
  2. PENANGGULANGAN MASALAH BANJIR SECARA TUNTAS DAN MENYELURUH
  3. PENANGGULANGAN MASALAH KEBAKARAN SECARA TUNTAS DAN MENYELURUH
  4. MENGEMBANGKAN SEKTOR PENDIDIKAN & SDM YANG PROFESIONAL DAN RELIGIUS
  5. MENINGKATKAN PERTUMBUHAN EKONOMI DAN INCOME PERCAPITA
  6. PENINGKATAN KEHIDUPAN BERAGAMA, PEMUDA DAN OLAH RAGA SERTA SOSIAL BUDAYA YANG LEBIH DINAMIS & KONDUSIF
  7. PEMANTAPAN KEUANGAN DAERAH DAN PEMBIAYAAN PEMBANGUNAN
  8. PENINGKATAN GOOD GOVERNANCE DAN PEMERINTAHAN KOTA YANG DINAMIS

5 PRINSIP :


BEKERJA DENGAN HATI MELAYANI RAKYAT

  1. MENJAGA DAN MEMELIHARA KEHORMATAN SEBAGAI ABDI MASYARAKAT DAN ABDI NEGARA DARI HAL-HAL YANG TIDAK TERPUJI
  2. TANGGAP TERHADAP KEPENTINGAN MASYARKAT KECIL
  3. SIMPATI DAN EMPATI DALAM MEMBERIKAN PELAYANAN KEPADA MASYARAKAT
  4. BEKERJA DENGAN DISIPLIN, GEMBIRA, BERTANGGUNG JAWAB DAN IKHLAS, KARENA BEKERJA DENGAN IKLAS ADALAH IBADAH
  5. SELALU BERUSAHA UNTUK MEMBERIKAN YANG TERBAIK BAGI KEPENTINGAN DAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT KOTA SAMARINDA
SAMARINDA KOTA TEPIAN
Teduh Bermakna memberikan pengayoman kepada setiap warga dalam memenuhi kebutuhan jasmani dan rohani disamping menjadikan kota Samarinda Hijau
Rapi Mengandung makna tertib,indah dan bersih. Warga kota dan aparat pemerintah agar mematuhi peraturan yang berlaku
Aman Bermakna terciptanya situasi dan kondisi dimana setiap warga masyarakat merasa aman lahir batin
Nyaman Bermakna terciptanya keadaan dan suasana yang nyaman dan tenteram sehingga menggairahkan masyarakat untuk turut berpartisipasi dalam pembangunan